THE
NARCISSISTIC PERSONALITY merupakan jenis kedua dari "orang-orang berbahaya". Kebanyakan orang dengan ciri ini seperti pemimpin suatu sekte (ada contohnya di bawah nanti). Salah satu pimpinan padepokan yang tertangkap basah dnegan barang bukti sabu, nampaknya termasuk dalam golongan ini. Ciri-ciri narsistik tersebut adalah sebagai berikut:
1. 1.
Hanya mempedulikan dirinya sendiri,
kebutuhan-kebutuhannya, dan lebih memprioritaskan dirinya. Ia tidak peduli
apabila ia membuat orang lain tidak nyaman, mengintimidasi orang lain, membuat
orang lain marah, dsb, yang penting kebutuhan dirinya terpenuhi.
2.
Hanya melihat sedikit kekurangan pada dirinya
dan memandang/ menganggap orang lain yang tidak menilai dirinya seperti yang
mereka mau, sebagai pihak yang pantas dihukum, dibalas, dan direndahkan.
3.
Mencari dan menginginkan pujian dan
kebahagiaan hanya untuk dirinya sendiri.
4.
Melakukan segala sesuatu untuk menjadikannya
pusat perhatian.
5.
Kadang menggunakan cara dramatis untuk
menjadikannya pusat perhatian.
6.
Selalu melihat/ menganggap dirinya sebagai
orang hebat, special, pintar, cerdas, dsb. Mereka ingin orang lainnya memandang
serta memperlakukan mereka seperti itu. Ketika pihak lain memperlakukan mereka
jauh dari anggapan mereka thd dirinya sendiri (tidak memperlakukan mereka
secara special), mereka tidak menyukainya dan marah, hingga mendendam, bahkan
tak jarang berujung kekerasan. Maka, apabila ada yang tidak menganggap dirinya
seperti diatas, ia akan menyalahkan ybs, menjadikan ybs musuh, dst.
7.
Ketika sesuatu yang dikerjakan tidak berjalan
semestinya, mereka menyalahkan yang lain. tidak pernah menyalahkan dirinya
sendiri.
8.
Pendendam.
9.
Karena selalu memandang dirinya lebih tinggi,
hebat, pintar, special, dsb dari yang lain, pihak lain/ orang lain tersebut
akan dilihat dan dipandang mereka sebagai pihak inferior (lebih rendah dari
mereka).
10. Terlalu
melebih-lebihkan dirinya.
11. Kerap
merendahkan orang lain.
12. Memiliki
kemampuan luar biasa untuk mengenali dan menggunakan kelemahan seseorang serta
menjadikannya sebagai alat untuk membuat dirinya lebih baik dari ybs.
13. Tidak
memiliki simpati dan empati.
14. Arogan
dan Angkuh.
15. Memiliki
kemampuan melakukan kejahatan/ menyakiti orang lain tanpa penyesalan.
16. Tidak
memiliki hati nurani dan akan mengeksploitasi dan memanfaatkan orang lain
secara finansial, emosional, kadang secara fisik
17. Selalu
merasa tidak pernah melakukan kesalahan, misalnya apabila mereka (pria) di
kantor menggoda rekan kerja wanita, mereka merasa dalam kontrak kerja hal tsb
tidak dilarang, jadi mereka tidak melanggar peraturan. Oleh karena itu sah-sah
saja melakukan hal tsb.
18. Mereka
merasa tidak pantas bekerja keras seperti yang lainnya, mereka lebih
mengutamakan jalan pintas karena itu lebih pantas baginya. Maka, mereka tidak
begitu mengindahkan peraturan-peraturan.
19. Sering
mencari posisi/ cara dimana mereka dapat mengontrol orang lain. Misalnya dalam
pekerjaan, mereka akan mencari posisi dengan kekuasaan/kewenangan yang
membuatnya dapat mengontrol orang lain, bukan untuk menolong orang lain.
20. Sering
memanfaatkan orang lain untuk kepentingan dirinya sendiri.
21. Posesif,
kadang sifat ini dapat berujung pada kekerasan terhadap teman, pasangan,
pegawainya, dsb.
Dalam
buku berjudul Dangerous Personalities, An
FBI Profiler Shows You How to Identify and Protect Yourself From Harmful People,
yang dijadikan acuan ciri-ciri diatas, mantan agen FBI Joe Navarro, MA (2014)
mengemukakan beberapa contoh tokoh-tokoh dengan sifat tersebut, antara lain: Jim Jones (Jonestown, Guyana), David Koresh (Branch Davidians), Charles
Manson, Shoko Asahara (Aum
Shin rikyo), Joseph Di Mambro (Order
of the Solar Temple), Marshall Herff
Applewhite Jr (Heaven’s Gate), Bhagwan Shree Rajneesh (Rajneesh
Movement), dan Warren Steed Jeffs (Polygamist leader and convicted child abuser)-
(Navarro, 2014, halaman 43).
Sementara
itu, dalam buku yang sama juga dikemukakan tokoh berbahaya lainnya seperti
Adolf Hitler, Joseph Stalin, dan Pol Pot (Hal: 44).
Sumber:
Dangerous
Personalities, An FBI Profiler Shows You How to Identify and Protect Yourself
from Harmful People, Joe Navarro, Rodale:2014.

No comments:
Post a Comment