Dogmatis,
Argumentatif, Rentan untuk Membenci.
Manusia normal
dapat melakukan penyesuaian
dan menerima ide atau gagasan-gagasan serta menyadari perbedaan-perbedaan yang
ada. Tetapi mereka yang berkepribadian paranoid tidak bisa melakukannya. mereka
merasa memiliki pemikiran dan wawasan superior, tidak ada ruang debat dengan
mereka. Bila kita berunding atau bermusyawarah dengan mereka, kita dianggap
sebagai konspirator yang melawan dirinya atau musuh.
Pribadi paranoid kerap memutarbalikkan fakta
dan sejarah, merangkainya menjadi sesuatu yang dapat membenarkan tindakannya.
Contoh, pada tahun 1994 Paul Jennings Hill membunuh John Briton, MD dan
temannya James Barret. John merupakan dokter klinik aborsi, Paul membunuhnya
dengan alasan untuk menyelamatkan bayi-bayi yang belum lahir, untuk mencegah
dilakukannya aborsi. Pemikirannya demikian tetapi alasan untuk menyelamatkan
tsb dilakukan dengan membunuh orang. Pembunuhan thd dokter John dibenarkan
olehnya untuk tujuan/ alasan tsb.
Patut diketahui bahwa tokoh-tokoh dunia
seperti Hitler, Stalin dan Pol Pot juga termasuk golongan ini. Mereka
menewaskan banyak orang untuk mengamankan kekuasaannya supaya tidak ada
siapapun yang berani menggeser kekuasaannya.
Penyimpan
luka, Pendendam
Orang yang Paranoid sama halnya dengan
Kepribadian Emosional yang tidak stabil, mengingat “luka”/ sakit hati yang
dialaminya. Suatu kesalahan, dirasakan salah, maka orang yang dianggap
melakukan kesalahan tsb akan diingat oleh dirinya. Menurutnya segala tindakan
yang akan dilakukan dirinya thd ybs dibenarkan, mulai dari menyimpan dendam
hingga melakukan tindakan lainnya termasuk menusuk dari belakang termasuk
membunuh. Yang penting dendamnya terbalas.
Ciri-cirinya:
-
Mengisolasi diri sendiri atau dengan keluarga
ketika sudah menikah
-
Tidak percaya siapapun
-
Curiga berlebih
-
Merasa pemikiran/ tindakannya paling benar
-
Merasa lebih pintar dari yang lain
-
Keras kepala
-
Berprasangka buruk
-
Beranggapan musuh ada dimana-mana, di
sekitarnya banyak orang yang membahayakan dirinya
Ilustrasi
para pengidap paranoid menurut Navaro
antara lain sbb:
-
The
former employee or ex-boyfriend who angry about how he’s been treated, shows up
at the office unannounced and armed;
-
Seorang pria yang merasa banyak orang akan
menyakiti istri/ pasangannya, lantas di setiap acara ia selalu mengikuti kemana
istri/pasangannya pergi, termasuk turut mendengarkan ketika istri/ pasangannya
bercakap-cakap dengan temannya.
-
The
driver who thinks you cut him off intentionally, so he tailgates you with horn
honking, headlight flashing, rude gestures, and cursing. He may even follow you
all the way home.
-
Seorang karyawan yang menyalahkan pihak lain
dan mempertanyakan mengapa teman-temannya mendapatkan promosi dan bonus,
sedangkan dirinya tidak.
-

No comments:
Post a Comment