Sunday, 7 May 2017

DANGEROUS PERSONALITIES PART 3

Dogmatis, Argumentatif, Rentan untuk Membenci.
Manusia normal
dapat melakukan penyesuaian dan menerima ide atau gagasan-gagasan serta menyadari perbedaan-perbedaan yang ada. Tetapi mereka yang berkepribadian paranoid tidak bisa melakukannya. mereka merasa memiliki pemikiran dan wawasan superior, tidak ada ruang debat dengan mereka. Bila kita berunding atau bermusyawarah dengan mereka, kita dianggap sebagai konspirator yang melawan dirinya atau musuh.
Pribadi paranoid kerap memutarbalikkan fakta dan sejarah, merangkainya menjadi sesuatu yang dapat membenarkan tindakannya. Contoh, pada tahun 1994 Paul Jennings Hill membunuh John Briton, MD dan temannya James Barret. John merupakan dokter klinik aborsi, Paul membunuhnya dengan alasan untuk menyelamatkan bayi-bayi yang belum lahir, untuk mencegah dilakukannya aborsi. Pemikirannya demikian tetapi alasan untuk menyelamatkan tsb dilakukan dengan membunuh orang. Pembunuhan thd dokter John dibenarkan olehnya untuk tujuan/ alasan tsb.
Patut diketahui bahwa tokoh-tokoh dunia seperti Hitler, Stalin dan Pol Pot juga termasuk golongan ini. Mereka menewaskan banyak orang untuk mengamankan kekuasaannya supaya tidak ada siapapun yang berani menggeser kekuasaannya.
Penyimpan luka, Pendendam
Orang yang Paranoid sama halnya dengan Kepribadian Emosional yang tidak stabil, mengingat “luka”/ sakit hati yang dialaminya. Suatu kesalahan, dirasakan salah, maka orang yang dianggap melakukan kesalahan tsb akan diingat oleh dirinya. Menurutnya segala tindakan yang akan dilakukan dirinya thd ybs dibenarkan, mulai dari menyimpan dendam hingga melakukan tindakan lainnya termasuk menusuk dari belakang termasuk membunuh. Yang penting dendamnya terbalas.
 Ciri-cirinya:
-       Mengisolasi diri sendiri atau dengan keluarga ketika sudah menikah
-       Tidak percaya siapapun
-       Curiga berlebih
-       Merasa pemikiran/ tindakannya paling benar
-       Merasa lebih pintar dari yang lain
-       Keras kepala
-       Berprasangka buruk
-       Beranggapan musuh ada dimana-mana, di sekitarnya banyak orang yang membahayakan dirinya
Ilustrasi para pengidap paranoid menurut Navaro antara lain sbb:
-       The former employee or ex-boyfriend who angry about how he’s been treated, shows up at the office unannounced and armed;
-       Seorang pria yang merasa banyak orang akan menyakiti istri/ pasangannya, lantas di setiap acara ia selalu mengikuti kemana istri/pasangannya pergi, termasuk turut mendengarkan ketika istri/ pasangannya bercakap-cakap dengan temannya.
-       The driver who thinks you cut him off intentionally, so he tailgates you with horn honking, headlight flashing, rude gestures, and cursing. He may even follow you all the way home.
-       Seorang karyawan yang menyalahkan pihak lain dan mempertanyakan mengapa teman-temannya mendapatkan promosi dan bonus, sedangkan dirinya tidak.

-        

No comments:

Post a Comment

DANGEROUS PERSONALITIES PART 3

The Paranoid Personality Dogmatis, Argumentatif, Rentan untuk Membenci. Manusia normal dapat melakukan penyesuaian dan menerima ide...