Saturday, 17 August 2013

KSATRIA DAN WANITA – PART Il (Pendekar kecoak)



KSATRIA DAN WANITA – PART Il (Pendekar kecoak)
*Pada kisah sebelumnya dikemukakan terdapat 3 pendekar sakti mandraguna yang selalu menegakkan keadilan di bumi pertiwi. Lantas dedengkot penjahat, Pendekar Keong Racun memerintahkan ajudannya pendekar undur-undur untuk mencari kelemahan mereka, dan pendekar undur-undur mengirimkan bawahannya pendekar cantik yang bodinya dan mukanya mirip miyabi yaitu miyaba, and the story goes…….
TIGA
Lagi asik-asiknya miyaba yang ukuran dadanya 38 DD dan pinggul semlohay, merayu pendekar stress, diiringi tatapan dan air liur pendekar kucing garong serta senyum mesum pendekar nyamuk, suasana dikagetkan dengan munculnya angin putting beliung 3 detik, serta terbangnya seseorang setinggi 1 meter dengan jarak tempuh 2 meter sekali loncat (mirip kelinci, tunggu kedatangannya, pendekar kelinci di episode berikut:p), yaitu Pendekar Kecoak Sakti..
Semua yang hadir terdiam sejenak, mereka mengetahui kesaktian pendekar ini. Yup benar!! Sebagaimana kecoak, yang secara ilmiah telah dibuktikan dapat hidup tanpa kepala selama beberapa hari, pendekar kecoak sakti yang mukanya mirip Boneng ini, mengalami hal serupa. Yaitu tatkala di malam jumat kliwon dimana si fatime janda mude tetangga sebelah yang ebrusia 38 tahun mandi, ia kepergok ngintip,… lalu oleh warga dirinya diringkus, lehernya diiket rante kapal dan ditarik rame-rame hingga palanya putus. Hasilnya??? Selama seminggu warga kampong gak bisa tidur, karena tubuh si pendekar kecoa berkeliaran mencari kepalanya, dan akhirnya dengan diiringi pipis di celana dan gemeterannya hansip yang nyimpen kepalanya, ia berhasil ambil kepalanya kembali…. Kelemahan pendekar kecoak adalah, bila dia ditelentangin kayak kecoak, dy gak akan bs bangun lagi,.. tp untungnya Cuma sedikit yg tahu kelemahan tsb.
“Ehemmmm,” pendekar kecoak berdehem sembari memejamkan mata, mengibaskan rambutnya yg kayak anak reggae.
Semua terdiam…
Tidak bersuara….
Tidak ada yang berani berkata-kata…..
Mengingat kesaktian beliau tersebut….
Akhirnya, pendekar kucing garong memecah keheningan aneh itu
“ Kenape cuy?? Kan kepala lu masih ada?” ujarnya kalem sambil ngorek kupung.
Blazzzzzzzzzzzzzzzzzz!!!
Dalam sekejap pendekar kecoak sakti sambil ngupil, sudah berada di depan idung pendekar kucing garong.
“He..he…he…he”
Pendekar kucing garong dengan gugup coba menjawab, “ho ho ho …. “
“bro, gue mo Tanya….”
“Hmm, Tanya apa,” ketus pendekar kucing garong sambil buka kamus google translate.
“itu….”
“itu apa?????,” sahut pendekar kucing garong sambil acuh tak acuh maen game.
Pendekar stress, miyaba, dan pendekar nyamuk tak bisa berkata-kata… karena mereka paling takut dengan pendekar kecoak sakti ini………
“Itu… cewek itu ,” ujar pendekar kecoak melirik miyaba.
“Hm? Mang knapah??? Masalah gitu buat loh???,” sahut pendekar kucing garong asal sambil benerin celana.
“Lo tau pesbuk sama nomer hapenya gak bro?” bisik pendekar kecoak perlahan, sambil nyengir memamerkan giginya yg kayak boning.
Gedubrag!
Pendekar kucing garong dkk terjatuh kayak pelem Stephen chow, saking kagetnya….
Muka sangar. Tampang serem, tato di sekujur tubuh,
make u can see, gambar tengkorak gajah, eh nanya gituan……
*CONTINUE LAGIH :P

Tuesday, 13 August 2013

KSATRIA DAN WANITA - PART I



KSATRIA DAN WANITA(DARK"kucing garong" KNIGHT-THE BEGINNING) – PART I
SATU
Nun jauh disana, di jaman dahulu kala tatkala seluruh kepulauan Nusantara masih berdekatan. Yang sangat memudahkan seluruh pedagang dan pengusaha sembako dsb. Sehingga bila dari Jawa ke Sumatera cukup nyebrang naik getek,5 menit serta dari salah satu pulau ke pulau lainnya terkadang cukup loncat atau berenang 3 menit, terdapatlah tiga pendekar sakti yang sangat disegani di dunia nyata dan alam gaib. Yaitu pendekar kucing garong, pendekar stress, dan pendekar nyamuk. Mereka hidup di jaman pemerintahan kuat dan perkasa di masa itu, yaitu Kerajaan Kekaisaran Kesultanan Negara Republik Tang Ting Tung.
Ketiga satria itu berwajah ganteng rupawan bagaikan don juan dan cassanova di masanya. Pendekar kucing garong berambut panjang seperti anak metal dengan paras seperti malih tong tong, pendekar stress memiliki rambut Mohawk dengan wajah seperti bolot, dan pendekar nyamuk memiliki rambut rapi dengan postur seperti mat solar pemain pelem bajaj bajuri (wajah dan tubuhnya). Segala kejahatan di masa itu sangatlah minim, hingga timbul anggapan saat ketiga satria itu berjalan dari jarak 1km saja seluruh bandit dan garong sudah lari tunggang langgang.
Kenyataan ini membuat dedengkot mafia masa itu, pendekar keong racun, jengkel bukan kepalang, menggeleng-geleng selalu kian kemari seperti ular naga yang panjangnya bukan kepalang. Sambil menyisir kepala botaknya, pendekar keong racun yang wajahnya mirip gayus teramat geram dan mengenakan baju mirip baju gamis warna hitam dengan gambar tengkorak kelinci di belakangnya. Sembari ngupil, ia bergegas panggil ajudannya, pendekar undur-undur.
“DURR..!!!!!,” teriaknya sambil menatap dirinya yang lagi narsis di depan panci.
“Siappp boosssss!!!!!!,” seru pendekar undur-undur yang mengenakan baju seperti pendekar pelem kungfu warna item bergambar tengkorak bekicot, yang karena kesaktiannya, dalam sekejap sudah di belakang pendekar keong racun, sehingga membuat dirinya kaget saat menoleh ke belakang.

“Dur, laen kali jangan ngagetin gitu,” ujarnya sambil megang dada kiri sembari tetap ngupil.

“Maaf bos, maklum hamba baru latihan jurus sakti,” jawab pendekar undur-undur yang berambut kribo dengan wajah mirip sutan seorang wakil rakyat di Negara antah berantah sambil bersimpuh dan garuk-garuk keteknya.
“Fenomena ini harus dihentikan, jangan sampai bisnis kita terganggu, u harap segera bereskan ketiga makhluk ini,” ujar pendekar keong racun sambil ngasih wajah pendekar kucing garong, pendekar stress, dan pendekar nyamuk yang dipahat dalam batu. Maklum jaman dulu lum ada poto atau kamera.
“ Wow ganteng juga bo’ ,” cetus pendekar undur-undur bergaya balon (banci salon) sambil mengibaskan tangan kirinya.
“Hush!!! Yey jangan aneh-aneh gitu ah!!!,” sahut pendekar keong racun sambil mengangkat tangan kanannya dengan gemulai.

Keduanya lalu ketawa cekikikan seperti makhluk-makhluk ajaib di taman lawang.
………
DUA
            Di tempat lain, yang jaraknya sekitar 1000.000 langkah semut, ketiga satria pembela kebenaran sedang melepas lelah sembari melakukan ritual dan latihan serius untuk meningkatkan kesaktian jurusnya masing-masing. Pendekar kucing garong yang mengenakan kaos singlet bergambar tengkorak kupu-kupu dan bercelana mirip celana jins tak henti menatap setiap wanita cantik yang lewat sambil mulutnya nganga dan air liurnya keluar, pendekar stress yang mengenakan baju kayak pendekar pelem kungfu berwarna kuning dan celana pink dengan gambar tengkorak kodok, memejamkan mata sambil mulutnya komat-kamit menghapalkan teks lagu ceribel di tangan kanannya, dan pendekar nyamuk yang memakai baju mirip baju koko warna ungu bergambar tengkorak kecoak dengan celana warna kuning, lagi asik nangkepin nyamuk-nyamuk yang mengitarinya untuk kemudian dilahapnya.
            Beberapa langkah belalang dari mereka (deket banget yak?:p), terlihat pendekar undur-undur dan seorang wanita cantik dengan wajah dan body mirip miyabi mengamatinya dari balik tembok setinggi 10 cm.
“Miyaba, kamu lihat mereka?? Perintah bos besar, mereka jangan sampai mendekati kastil alias markas besar kita,” ujar pendekar undur-undur pelan ke Miyaba.
“Iya gan,” jawab miyaba kalem yang mengenakan baju pendekar kayak pelem kungfu berwarna hitam dengan motif bekicot.
“Apapun caranya, kamu harus dapatkan rahasia ilmu mereka.”
“Siap gan.”
“kalau bisa bajak pesbuk mereka.”
“Oke gan.”
“:Lalu mereka harus kita apakan?”
“Dipites aja gan.”
Pendekar undur-undur Nampak tidak puas dengan jawaban singkat miyaba tsb, hingga akhirnya ia menengok dan kaget bukan kepalang menggeleng-geleng selalu kian kemari, menyaksikan miyaba lg asik nyari kutu di rambutnya untuk kemudian dipites dengan tangan maupun giginya.
…..beberapa menit kemudian…..
“Jadi kamu paham?!!!” ujar pendekar undur-undur tegas setelah jitak pala miyaba.
“iya gan, duh,” jawab miyaba yang ternyata selain cantik dan sakti namun agak o’on, sambil megang-megang kepalanya yang habis dijitak.
“Ya sudah, sekarang kamu kesana. Jalankan misi ini, ingat kami tidak bertanggung jawab bila kamu ketahuan,” seru pendekar undur-undur niruin jargon pelem mission impossible sembari mendorong miyaba kearah 3 satria sakti tsb.
Dalam sekejap, miayab tepat berada di depan tiga pendekar sakti sebagaimana dikemukakan di bagian sebelumnya (jiahh kayak bikin tesis:p). dengan gerak lambat, ia mengibaskan rambutnya, menatap pendekar kucing garong, pendekar stress, dan pendekar nyamuk…  kehadirannya langsung mendapatkan respon berbeda…masih dalam gerak lambat, pendekar kucing garong menatapnya dan tersenyum mulutnya tambah nganga, air liurnya menetes banyak banget… Pendekar stress Cuma memicingkan mata sambil tangan kanannya garuk-garuk jidatnya, dan pendekar nyamuk mengedipkan mata serta tersenyum mesum, sembari tangannya mengarahkan jarinya ke kuping untuk ngorek kuping…
Menghindari kecanggungan itu, pendekar stress segera melesat ke udara setinggi dua tombak, untuk kemudian terjatuh kembali, karena dia lupa mereka sedang berteduh di bawah penginapan dengan atap kayu jati…. Lalu sambil memegang-megang kepalanya pendekar stress mendekati miyaba…
“Hi im stress..where u from?? ASL pls?” ujarnya dengan kalimat kayak chatting.
“Aq miyaba,” jawab miyaba tersenyum menggoda sembari mengulurkan tangan kanannya.
“Miyaba yang dekat ababa steak??” teriak pendekar stress girang.
“iya, kok tahu??”
“Yang deket toko kelontong babah liem??”
“Bener banget,ih kamu pinter deh..”
“Waaaaaaa…yang deket sate bang udin ya???”
“Iya.”
“Oh gmana kabar anaknya die, si fatime? Katanya kemarin jadi tkw???” ujar pendekar stress sambil mengajak miyaba nongkrong deket empang dan memesan sate kikil dua tusuk.
“Iya katanya jadi tkw, namun gagal karena TOEFL-nya masih kurang.”, sahut miyaba sambil tangannya kembali mencari kutu di rambutnya..
Lalu keduanya terlibat percakapan yang asik tanpa arah  pendekar yg stress dengan pendekar yg o’on, membicarakan fatime yang sebenarnya tidak kenal dengan mereka berdua..
Menatap fenomena diatas, pendekar kucing garong dan pendekar nyamuk saling berpandangan, bengong bukan kepalang, lantas keduanya menggerakkan tangan untuk mempersiapkan jurus menghajar pendekar stress….
*continue :p

DANGEROUS PERSONALITIES PART 3

The Paranoid Personality Dogmatis, Argumentatif, Rentan untuk Membenci. Manusia normal dapat melakukan penyesuaian dan menerima ide...