BUKAN CERITA NEGERI DONGENG
Nun
jauh disana, terdapatlah seorang pemuda yang baik budi pekertinya, berhati
mulia, sopan pada orang tua, santun pada gadis-gadis perawan, ramah, suka menolong,
patuh pada orang tua, mengkoleksi poster, komik, gambar temple, dan pelem bokep
lokal maupun interlokal, serta bermuka mesum seperti pemaen pelem bokep jepang
yg judul pelemnya “stop time and f**k”.
Pemuda
tersebut sebatang kara, sejak kecil diasuh oleh seorang janda muda berukuran
dada 36d, mulus kulitnya, panjang rambutnya sebahu, yang merangkap sebagai
germo di lokalisasi bilangan wilayah ujung ibu kota di tengah-tengah daerah
terpencil yang tidak ada di peta apalagi di gps.
Syahdan, pemuda berhati mulia tersebut
diiringi doa ibu angkatnya yang baru keramas dan sumpah serapah wanita-wanita
muda asuhan ibu angkatnya karena mergokin dirinya intip mereka mandi, merantau
ke ibukota tempat dimana pertarungan pahala dan dosa bersemayam.
Sembari
mengikat rambut gondrongnya yang sepanjang leher (pendek banget*) matanya
menatap serius, membaca situasi sekitar terminal yg beberapa menit lalu ia
datangi, ia melangkah pasti, tanpa ragu-ragu, ke kamar mandi umum tempat dimana
wanita-wanita mandi.
Disana
ia menemui seorang tua bijak yang mengetahui dengan pasti desa dimana
wanita-wanita masih mandi di kali. Sosok bijak tersebut ternyata juga
mengetahui alamat situs-situs bokep yang diblokir pemerintah dan cara
mengakalinya. Bahkan, sosok tua yang bijaksana dan alim tersebut juga menyimpan
nomor hape para bintang bokep mancanegara serta semua dancer di bumi pertiwi.
Setelah
mendapat petuah dari org tua bijak tersebut yang belakangan diketahui merupakan
langganan dokter ahli penyakit kelamin terkenal, pemuda berhati emas tersebut
melangkahkan kakinya menuju tempat dmana semua wanita mandi di kali.
Sembari
menumpang truk, dilanjutkan menumpang delman, disambung dengan bayar ongkos
angkot 2 rebu diiringi sumpah serapah supirnya, pemuda yang akhlaknya baik
tersebut tiba di tempat tujuannya.
*ceritanya,
bersambung (ini baru episode pertama dari 1000 episode yg direncanakan terbit
sebulan sekali, artinya 1000 bulan kemudian baru tamat)