Sunday, 10 August 2014

TITIK NOL

Kalian tentu pernah merasakan, bagaimana pahit dan gak enaknya tatkala kita ditakdirkan utk kembali ke titik nol. Entah itu karena kesalahan, kelengahan ataupun tadir yg bicara, qt harus kembali ke titik nol. Segala yg qt bangun bertahun-tahun akhirnya untuk sementara harus dihancurkan dan qt bangun kembali.

Itu sangat tidak enak dan sangat menyakitkan....

Kembali ke titik nol, memulai lagi dari awal, benar-benar menjengkelkan dan menghinakan.

Dalam proses membangun kembali pondasi yang telah runtuh,
merangkak merengkuh kejayaan masa silam,
diiringi hinaan dan cibiran,
padahal mrk yg mengkritik itu jg belum tentu lebih baik dari kita (Y)

Kembali ke titik nol itu adalah
proses panjang yang
'melelahkan
menjengkelkan
dan ngeselin....

karena qt hrs korbankan (lagi)
semua yg ada
semua yg dulu telah tertata
semua yg dulu telah dikondisikan
....
kembali ke titik nol itu
bener-bener
nyebelin....... -_-

DANGEROUS PERSONALITIES PART 3

The Paranoid Personality Dogmatis, Argumentatif, Rentan untuk Membenci. Manusia normal dapat melakukan penyesuaian dan menerima ide...