BUKAN AGEN CIA (*DIBACA Ci Ay Ee) TAPI AGEN CIU (*Dibaca, Ci Ay Uu)
*lihat cerita sebelumnya di part satoe agar elo elo smua paham :p
Akhirnya, pendekar ciu menemukan kembali keseluruhan teman2nya sesama pendekar yang dijaman dahulu kala semuanya pernah dilelepin di kali sama kepala desa karena mabok moloo. Setelah di sms make tablet yg td dibeli di warung yg dateng ternyata baru pendekar ginseng (Y)
Muncullah pendekar ginseng, wajahnya kayak ft model terkenal tp mukanya habis kena geranat, dgn rambut gondrong terkoyak-koyak, bertato gambar ulet bulu di lengan kanan dan tato bertuliskan "aq sayang ibu" di lengan kiri, mengenakan kacamata item, make baju u can see tengkorang warna pink, celana jins ketat warna ijo tua dan sepatu docmart *wkwkwkwk docmart? plis dech :p
Baru itu aja yg dateng, krn pendekar laennya lg sibuk menegakkan keadilan di lapaknya masing2.
"eh nyuk kemane aje loh?" pendekar ciu yg lagi nongkrong diatas ranting menegur sohibnya sembari nenggak ciu dr aqua galon.
"gak kemane-mane pret," ujar pendekar ginseng gak mao kalah yg ikutan nongkrong diatas ranting yg jaraknya 1juta milimeter dr tanah (maklum org sakti)
"cuy, lo, gue, end!!!!", ujar pendekar ciu
"hah!!!:" pendekar ginseng kaget sehingga ginseng yg diminumnya muncrat2 ke muka pendekar ciu.
"hmm, maksud gue lo , gue, hrs negakkin keadilan di kerajaan tercintah ini," sahut pendekar ciu kalem sambil bersihin mukanya make sendal jepit.
"hmm.........oh gitu.....," pendekar ginseng berusaha mikir sambil nelen ginsengnya.
"mang dia gak make viagra makanya gak bs tegak?" dgn wajah polos tnp dosa menatap pendekar ciu yg tiba2 kentut.
BLETAK!!
"Oohh gitu, kirain apah...," ujar pendekar ginseng membersihkan mukanya dr puntung rokok akibat asbak yg td dilempar pendekar ciu.
(btw ceritanya lama amat yak? :p)
sementara itu,
pendekar ciu terdiam, menatap tajam.
pendekar ginseng jg terdiem menatap tajam.
satipeh anaknya janda pemilik warung jg menatap tajam krn td mrk bdua diem2 intip dirinya yg make handuk abis mandi
keduanya menatap tajam....
ke anak seorg janda seksi semlohay bohay,
ke anak dan ibunya,
khususnya k ibunya,
pemilik warteg,
bernama Mak Nyossyah
yg wajahnya mirip tamara blezinskih,
bodinya seksi semlohai bohay,
yg ngamuk-ngamuk
ngusir mereka berdua make sapu lidi(mang kucing? :-o )
krn drtd duduk di atas ranting ky org saktih,
padahal entu yg dikira ranting adalah
ferari milik nya
akhirnya kedua pendekar hebat itu tunggang langgang
salto
lompat-lompatan
ketawa-ketawa
menunggu sang dalang nyeritain bab berikutnya
yaitu
pendekar ciu the beginning-III :p
*Continue, msh ada 100rb cerita lageh :p
mobil ferarinya
No comments:
Post a Comment